Tuesday, March 21, 2017


SKETCHWALK
“Architects Time by Time”


In collaboration with Urban Sketchers Bali, 
Our sketchwalk, "Architects Time by Time" will be held on:

Saturday, 01 April 2017
Gunung Kawi Temple

Saturday, 08 April 2017
Natya Resort, Ubud


Meeting Point:

Danes Art Veranda
Jl. Hayam Wuruk 159 Denpasar
7AM - 2PM

For the registration, please click here only on March 21st - 28th (limited participants)



Selected participants will be announced here on March 30th, 2017

The sketches will be displayed on our exhibition (April 10th - 22nd)

In order to fully enjoy your sketchwalk experience, don’t forget to bring this things with you: 
  1. Drawing utensils (pencil, brush, watercolor, etc.)
  2. Paper (We will provide you a piece of A4 paper, but of course you can bring your own paper which suits you the most!) 
  3. Hat (optional, but it can get very hot during the day)
  4. Kamen / Balinese fabric (We will use it to enter Gunung Kawi Temple)
  5. And of course, your spirit! 
NO ADMISSION FEE

Mark your calendar and get yourself ready to do a timetravel journey with us!

See you there, 

Architects Under Big 3 x Urban Sketchers Bali

Friday, February 24, 2017

Architects Under Big 3 #83 Olindo Sitanggang



[scroll down for English version]

Architects Under Big 3 #83 OlindoSitanggang

“HOKKAIDO ARCHVENTURE”

Saya pernah mendengar kalimat ini, “Never Stop Changing” dan saya rasa quote berikut ini dapat menjelaskan kalimat tersebut:
“The only way that we can live is if we grow. The only way that we can grow is if we change. The only way that we can change is if we learn. The only way we can learn is if we are exposed. And the only way that we become exposed is if we throw ourselves out into the open. Do it. Throw yourself.”
-Joybell C

Saat semester akhir di perkuliahan, sekitar tahun 2014, Saya mencoba untuk mencari kesempatan langka untuk menambah pengalaman hidup dan belajar di luar negeri melalui program pertukaran pelajar yang saya lakukan sebelum saya wisuda dari jurusan arsitektur.

Press Release : Architects Under Big 3 #83 OlindoSitanggang

Architects Under Big 3 #83 OlindoSitanggang 

“HOKKAIDO ARCHVENTURE”

Berpetualang dan berarsitektur merupakan dua hal yang dapat dilakukan bersamaan dalam satu waktu. Belajar tentu tidak hanya mengandalkan pembelajaran di dalam kelas tetapi juga dibutuhkan pengkondisian tertentu untuk mampu meraih layanan pendidikan yang diamanatkan untuk mengaplikasikan empat pilar berikut: learning to know, learning to do, learning to be dan learning to live together.

Prestasi akademik yang cukup memuaskan di UGM masih dirasa kurang dalam bidang pengalaman akademik dan praktek lapangan di dunia internasional. Oleh karena itu, preseden nyata sangat dibutuhkan agar dapat belajar langsung dan sebagai modal bahan riset dalam melanjutkan studi nantinya.

Thursday, January 26, 2017

Architects Under Big 3 #82 Titus Pandu Wismahaksi & Maria Nersiartista Putri


[scroll down for English version]

Architects Under Big 3 #82 Titus Pandu Wismahaksi & Maria Nersiartista Putri

“ARSITEKTUR SATIR ”

“Satire is a genre of literature/arts, in which vices, follies, or shortcomings are held up to ridicule, ideally with the intent of shaming individuals, corporations, government, or society into improvement.” - Elliott, Robert C (2004), "The nature of satire", Encyclop√¶dia Britannica.

Tujuan utama ekspresi satire adalah untuk membangun kesadaran, menggunakan kejenakaan untuk menarik perhatian akan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Jika pada sastra, ekspresi satire menggunakan kejenakaan; bagaimana implementasinya pada arsitektur?

Press Release : Architects Under Big 3 #82 Titus Pandu Wismahaksi & Maria Nersiartista Putri

Architects Under Big 3 #82 Titus Pandu Wismahaksi & Maria Nersiartista Putri

ARSITEKTUR SATIR

Satire adalah sebuah genre dalam sastra, di mana sifat buruk, kebodohan, dan pelanggaran diangkat untuk menyindir; mempermalukan seseorang, pemerintah, atau masyarakat dengan maksut untuk proses pengembangan. Dalam dunia sastra, ekspresi Satire ditujukan untuk membangun kesadaran, menggunakan kejenakaan untuk menarik perhatian akan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Lalu bagaimana peranan arsitektur dalam membangun kesadaran?