Wednesday, August 24, 2016

Architects Under Big 3 #77 Bagus Sakhapradnya & Windrayan Raditya


Scroll down for english version

Architects Under Big 3 #77 Bagus Sakhapradnya & Windrayan Raditya

Architecture x Lifestyle x Photography

Siapa yang tidak mengenal fotografi? Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, sebuah foto tidak lagi hanya dapat dihasilkan dari sebuah kamera professional. Bahkan kamera ponsel saja sudah dapat menghasilkan foto yang sangat baik.

Fotografi dan arsitektur memiliki sebuah sinergi dan keterkaitan dalam setiap elemen, komponen, proses dan tahapan penyajianya. Baik fotografi maupun arsitektur harus ditampilkan semenarik dan seindah mungkin, agar karya yang dihasilkan dapat dinikmati dan dihayati maknanya oleh para penikmat karya. Kita juga dapat sekaligus belajar tentang arsitektur dan kaitannya dengan pengguna arsitektur itu sendiri. Sangat banyak hal yang dapat kita gali dengan memadukan arsitektur, fotografi, serta perilaku pengguna di dalamnya.

Press Release : Architects Under Big 3 #77 Bagus Sakhapradnya & Windrayana Raditya

Architects Under Big 3 #77 Bagus Sakhapradnya & Windrayana Raditya

 “Architecture x Lifestyle x Photography”

Pada era masa kini, fotografi mulai menjadi sebuah tren baru bagi sebagian besar orang, khususnya pada kalangan anak muda. Terdapat beragam objek fotografi, yang digemari anak muda masa kini, mulai dari fotografi alam, event, kuliner, hingga arsitektur. Mereka cenderung berusaha untuk membuat foto sebagus dan sekeren mungkin. Beragam jenis kamera mereka gunakan, dari action camera, kamera ponsel, hingga kamera DSLR. Sebagian besar tujuan pengguna (user) kamera tersebut hanya untuk memenuhi tren masa kini, hanya sekedar berbincang - bincang, dan upload foto ke social media.

Thursday, July 28, 2016

Architects Under Big 3 #76 Hanief Wicaksana



Scroll down for english version

Architects Under Big 3 #76 Hanief Wicaksana

“Pesawat Kertas

Presentasi Bocah-Bocah yang Nyaris Mendesain Bandara dan Beberapa Bangunan Lainnya

Diantara nama-nama raksasa arsitektur Indonesia seperti PDW, DCM, Arkonin, Bias Tekno, dan Nataneka, nama kami terselip.

Di seri Architects Under Big 3 yang ke 76 ini, saya akan maju mewakili tim kami yang baru saja menjadi finalis di Sayembara Desain Bandara Nusantara di Mali, Alor, Nusa Tenggara Timur, dalam acara Propan Award 2016. Kami tentu girang bisa berbagi panggung presentasi finalis dengan para arsitek idola kami, meski pada akhirnya kami gagal masuk tiga besar. Meski begitu, kami senang karena akhirnya menggondol pulang  penghargaan People's Favourite Prize. Terima kasih untuk anda yang sudah memberi suara pada karya kami!

Press Release : Architects Under Big 3 #76 Hanief Wicaksa

Architects Under Big 3 #76 Hanief Wicaksana

Pesawat Kertas”

Presentasi Bocah-Bocah yang Nyaris Mendesain Bandara dan Beberapa Bangunan Lainnya

Hanief yang merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada ini mempunyai cukup pengalaman dalam mengerjakan beberapa proyek sendiri maupun dalam tim. Dengan harapan dapat melihat sama-sama bagaimana ia dan teman-teman nya berproses selama ini, hanief bermaksud untuk menceritakannya secara kronologis bagaimana ia dari seorang bocah lulusan SMA yang belum bisa apa-apa, hingga perjuangan menjadi arsitek muda seperti pada saat ini. Pengalaman Hanief dalam berkarya pun patut untuk dibagikan secara luas dan mendalam, seperti karya-karya nya pada Sayembara Desain Fasad BMT Bima sebagai sayembara pertama nya, FuturArc Prize 2012 yang membawa Hanief memiliki kesempatan untuk magang di Urbane - Bandung, 4 nominasi berturut-turut sepanjang 2014, serta kesibukan dunia kerja yang sesungguhnya di tahun 2015.

Friday, July 22, 2016

Post Event Release: Architects Under Big 3 #75 Vastu Studio


 Presenter AUB3 #75, Vastu Studio (Dika dan Dhira)

Pada Jumat tanggal 22 Juli 2016, AUB3 telah mencapai edisi yang ke 75 dan dihadiri oleh sekitar 50 peserta. Kali ini AUB3 menghadirkan presenter yang berasal dari kota kembang, Bandung, yakni Vastu Studio. Studio yang terdiri dari 4 anggota, Belly Munandar, Davin, M. Harsyadika, serta Andhira Raydhania Putri menceritakan tentang pengalaman mereka dalam mengelola konsultan arsitektur sesaat setelah lulus kuliah. Namun sayangnya, presentasi ini hanya dihadiri oleh M. Harsyadika dan Andhira Raydhania sebagai perwakilan dari Vastu Studio dikarenakan adanya halangan 2 orang di antara mereka. Di sini arsitek – arsitek muda tersebut berusaha membandingkan pengalaman mereka antara bekerja di bawah naungan sebuah perusahaan yang sudah mapan, dengan berkarya secara pribadi. Strategi mempertahankan keberlanjutan biro, bagaimana mereka dalam mengalami masa paceklik, tujuan jangka pendek – menengah – jauh, serta kesalahan sekaligus keputusan yang diambil selama 1,5 tahun berkarya dibagikan secara terus terang kepada semua peserta AUB3.