![]() |
| Errik dengan Signature Style-nya |
Tepat di awal bulan Juli, arsitek muda Errik Irwan Wibowo tampil di edisi ke-15 Architects Under Big 3. Errik membuka presentasinya dengan memutar video "Rumah Angin" yang diproduksi oleh Pusat Dokumentasi Arsitektur (PDA).
Dengan tema "Gerilya - Arsitektur", Errik, begitu ia biasa dipanggil membagi presentasi dalam 4 garis besar. Pertama adalah pengertian gerilya. Menurut Errik, kawula muda yang belum menjadi siapa - siapa selalu bersiasat untuk bertahan hidup dalam kerasnya kehidupan. Baik dikampus, di dunia kerja, maupun di masyarakat dengan tujuan untuk kehidupan yang lebih baik sehingga seringkali harus melawan arus yang lebih besar. Upaya – upaya bersiasat mereka yang belum menjadi siapa - siapa itu lah yang ia sebut "Gerilya".

