[scroll down for English version]
Architect Under Big 3 : #85 Daniel Tria Pramono, Muhammad Arief Muttaqin, & Raja Gama Era
Hari ini, pembelajaran maupun penelusuran tema-tema arsitektur lokal berwawasan Nusantara, muncul banyak sekali kabar burung, cerita, ide, konsep, idealisme, maupun pernyataan-pernyataan doktrinal. Semuanyamemperkaya pikiran, namun tak semua sumber objektif dan layak diterima, jika penyampaian yang turun-temurun diramu dengan seadanya dan kurang informatif. Pengamatan kualitatif di lapangan saat ini atau istilah “learning by doing” merupakan kegiatan yang paling menarik dan paling efektif untuk mendapatkan sumber-sumber dengan bermacam tematik. Melalui kegiatan inilah sebuah tahap dokumentasi menjadi sangat penting dan yang nantinya akan menghidupkan sebuah cerita tidak hanya hidup dalam otak saja, tetapi hidup dalam perbuatan hingga menghasilkan suatu artefak-artefak karya baru. Setelah melalui proses dan pengamatan terhadap serangkaian tahap dokumentasi itu sendiri, kita bertiga mengklasifikasikan bahwa terdapat tiga cara dokumentasi yang efektif untuk menyerap sebuah ide, tema, maupun idealisme dan pengetahuan tertentu.