Friday, October 28, 2011

Press Release : Architects Under Big 3 #19 I Putu Adi Widiantara


“Hitam Putih”

Maraknya berbagai publikasi arsitektur, mulai dari rubrik di koran, tabloid, hingga coffee table book yang menampilkan arsitektur dalam bungkus kemewahan dewasa ini, membawa sebuah pertanyaan pada Adi Wiwid. Seperti itukah pandangan masyarakat tentang arsitektur? Hanyakah sebatas menumpuk bata, melapisnya dengan semen, kemudian diisi dengan perabotan yang indah? Menurut Adi Wiwid, pandangan seperti itu sangat dangkal.

Mengecewakan ketika banyak publikasi yang menghilangkan makna kata “keindahan”, “pesona”, “tersihir”, “intim”, “takjub”, “sunyi”. Intisari dari ruang adalah kekosongan, sepi, dan sunyi semakin dilupakan. Menurut Adi Wiwid,  arsitektur itu adalah kemampuan arsitek, untuk memberi rasa ruang berbeda dan menguasai psikologis pengguna dengan memainkan cahaya dan mengubahnya menjadi bayangan dalam ruang – ruang bentukan denah dan potongan. Oleh karena itu, arsitek selalu memodifikasi bentuk dan arah bukaan, mulai dari bulat, segitiga, kotak, pipih, lebar, tinggi, atau tidak beraturan sekalipun.


Dalam arsitektur, hanya ada dua konfigurasi ruang yang memungkinkan. Ruang yang melingkupi dirinya sendiri dan ruang yang bertautan dengan ruang lainnya dalam sebuah kontinuitas. Selama ini, jika ditanyakan mengenai definisi ruang, Adi Wiwid tidak pernah menemukan rangkaian kalimat yang tepat untuk menjawab karena menurutnya ruang hanya bisa dirasakan, bukan untuk didefinisikan. Dan hanya dengan cahaya dan bayangan kita mampu menjamah ruang dengan emosi, rasa, jiwa, dan psikologi.

Tentang I Putu Adi Widiantara :
I Putu Adi Widiantara, akrab dipanggil Adi Wiwid. Lahir 24 tahun silam dan menempuh studi arsitekturnya di Jurusan Arsitektur Universitas Udayana. Selepas masa studinya, ia sempat bergabung dengan sebuah biro arsitek di Bali, Bale Legend. Pada tahun 2010 Adi Wiwid mendapatkan penghargaan sebagai 20th Young Asian Artist versi Imagine FX Magazine. Saat ini ia berarsitektur di Jakarta bersama tim di Andramatin Architects.

Tentang Architects Under Big 3:
diselenggarakan pada hari Jumat pertama tiap bulan yang dibawakan oleh arsitek muda usia dibawah 30 tahun. Dalam kegiatan ini arsitek muda diberi kesempatan untuk mempresentasikan karya arsitektur beserta pemikiran mereka pada publik melalui presentasi non formal yang diteruskan dengan diskusi santai. Bertempat di Danes Art Veranda, peserta diberi kebebasan untuk memilih ruangnya sendiri -di halaman, dek, rooftop, galeri- dimanapun tempat dimana mereka rasa paling nyaman untuk berbagi cerita dengan pendengarnya. Melalui pendekatan ini, arsitek muda beserta ide dan karya arsitekturnya berkesempatan untuk mendapatkan ruang berkomunikasi dengan khalayak yang lebih luas, baik khalayak awam arsitektur maupun khalayak arsitektur.


DETAIL
Nama Kegiatan : Architects Under Big 3
Edisi : 19
Jenis Kegiatan : Presentasi dan Diskusi
Pembicara : Adi Wiwid
Hari / Tanggal : Jumat, 4 November 2011
Waktu : 19.00 WITA – 21.00 WITA
Lokasi : Danes Art Veranda, Jl. Hayam Wuruk No. 159 Denpasar 80235, Bali, Indonesia
Telepon : +62-361-242659
Fax : +62-361-242588
Contact Person : +62-852-370-23827 (Wira Putri), +62-817-542-4643 (Andesita Oki)
Facebook : Architects Under Big 3
Twitter : @underbig3

No comments:

Post a Comment