Showing posts with label AUB3 #52 Andre Pradiktha. Show all posts
Showing posts with label AUB3 #52 Andre Pradiktha. Show all posts

Tuesday, August 26, 2014

Post Event Release: Architects Under Big 3 #52 Andre Pradiktha



Diskusi bersama Andre di Garden Popo Danes Architect dimulai dengan penjelasan Andre yang akan terbagi menjadi beberapa poin untuk menghadirkan kronologis dan mengangkat isu tentang gelombang baru arsitektur yang mungkin terjadi di masa depan
Penjelasan poin pertama dari Andre adalah mengenai esensi dari kata arsitektur yang menurut Andre sebenarnya adalah sistem, namun dibahas spesifik pada bangunan, jadi sistem bangunan lah yang dimaksud. Pada zaman awal kebudayaan manusia, makna dari arsitektur sangatlah berbeda dengan apa yang di pahami sekarang ini. Andre menjelaskan dahulu arsitektur bangunan hanya digunakan sebagai sesuatu yang sakral, untuk penyembahan, dan manusia hidup/tinggal dari ekses arsitektur tersebut. Manusia purba yang awalnya tinggal di dalam gua, begitu mereka mengenal perkakas dan bisa mengolah makanan mereka dapat mengolah alam, menjadikannya arsitektur, lalu mereka mulai membuat arsitektur, tidak hanya sistem bangunan yang mereka buat melainkan juga sistem sosial mereka mulai ditata. Pada suatu kadar yang cukup kompleks, perpaduan antara komunitas tersebutlah yang menjadikan komunitas yang lebih besar, sampai akhirnya terbentuklah desa, sampai akhirnya sebuat struktur sosial tersebut menjadi sebuat entitas yang lebih besar, yakni kota.

Tuesday, August 5, 2014

Architects Under Big 3 #52 Andre Pradiktha


[Scroll down for english version]

Architects Under Big 3 #52 Andre Pradiktha
"Architecture Under New Wave"

Pemikiran saya mengenai Arsitektur masa depan itu sudah dapat di tebak, seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan kebutuhan hidup manusia. Kita memang tidak pernah tau masa depan, yang tahu hanya sang Maha Arsitek saja. Kita sebagai manusia mengikuti arus dan tersapu jika ada tsunami pembaharuan. Akankah kita melangkah mengarungi semesta atau kembali menjadi primitif dan berkembang ke kondisi seperti hari ini?

Menurut saya semuanya perlu kembali ke lokal, dan kita sebagai pengguna arsitektur. Semua esensi arsitektur sebenanrnya ada di alam, manusia hanya membutuhkan sebuah arsitektur yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, maka baik di masa depan maupun masa lalu, regionalisme-lah yang akan tetap pada prinsipnya, sebuah bangunan tetap menyesuaikan dengan kondisi sekitarnya, apakah sebuah bangunan itu nyaman, ataukah malah terasa asing oleh penggunanya.

Press Release : Architects Under Big 3 #52 Andre Pradiktha

"Architecture Under New Wave"

Dewasa ini dunia arsitektur seakan sudah mengalami titik puncak  dalam segi inovasi desain, hal ini disebabkan oleh arus informasi  dan perkembangan keprofesian yang sangat pesat, dan mungkin terlalu pesat, terutama pada arsitektur modern. Untuk berinovasi sudah  semestinya kita melihat esensi dari arsitektur itu sendiri. Dari  sistem alam, arsitektur lahir dan menjadi pelengkap kebudayaan manusia dari zaman purba, hingga sekarang. Kebudayaan merupakan kebutuhan hidup dan kebudayaan setempat lah yang menjadi akar kebutuhan kita, begitu pun dengan arsitektur. Bila kita ingin berinovasi mulailah dari esensi budaya setempat.

Architecture Under New Wave menggambarkan tentang pergantian Arsitektur dalam gelombang lama ke gelombang yang baru, kita mau tidak mau terseret pada arus ini. Selama ini kita sudah disuguhkan dan bahkan menggunakan arsitektur modern sebagai acuan berkarya, banyak ditelurkan oleh arsitek dunia, namun dalam menyambut masa depan, kita selalu penasaran akan seperti apakah arsitektur selanjutnya di masa yang akan datang, bagaimana mendapatkan pencerahan untuk keluar dari arsitektur yang stagnan dewasa ini, dan apakah kita hanya  menunggu untuk terseret perubahan atau berusaha untuk menciptakan perubahan itu.